Langsung ke konten utama

me time, yuk

Melakukan hobi atau kesenangan itu akan membawa hiburan tersendiri di tengah kesibukan sehari-hari, baik yang bekerja di kantor, mengelola bisnis, atau mengurus rumah tangga. Semuanya perlu relaksasi. Caranya yaitu dengan meluangkan waktu khusus untuk menyegarkan suasana dan menghindari kejenuhan.


Me time, istilah ini cukup akrab di telinga. Di kalangan berduit arisan mewah atau bersenang-senang ke luar negeri tidak jadi soal. Tetapi setiap orang tentu saja memiliki kecenderungan dan kebutuhan yang berbeda. Dan me time tidak selalu identik dengan menghambur-hamburkan uang atau kesia-siaan. 

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu sendiri ini, pastinya kegiatan yang bermanfaat. Karena seorang muslim yang baik tidak melakukan kesia-siaan, maka pilihannya adalah kegiatan apa yang bermanfaat. Apa yang Anda suka, lakukanlah selama itu baik, untuk menyenangkan hati.

Dan, inilah my me time. membuang jenuh, membunuh waktu... Di tengah rutinitas menulis, mengedit, dan membuat semuanya on track, its hard but beautiful process, i hope so... Separuh waktu lainnya.. buat jualan! Asyik juga kok. memposting dagangan, lalu share sana share sini... lalu respon kalau ada yang tanya-tanya, doanya sih endingnya closing! alhamdulillah kalau beli. hehe...

bismillah, hari ini ingsun niatin ngeblog dah, semoga bermanfaat, buat diriku dan juga pengunjung. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mereview Kembali Bidang Usaha

Belajar tiada henti. Sepertinya itulah yang harus aku dan suami lakukan. Dan memang sudah digariskan Allah bahwa pembelajaran itu akan berlangsung sepanjang hidup, dari buaian hingga ling lahat. Minal mahdi ilal lahdi.  Dan menikmati proses belajar itu, sepahit apapun, akan lebih menyenangkan daripada terus merutuki kegagalan demi kegagalan.  Alhamdulillah Allah telah membuka cakrawala suamiku, dan aku tentunya, agar memandang luas ke depan, ke samping kanan dan kiri. Lalu kutemukan sarana belajar. Di sana kami bertemu dengan teman-teman yang sama-sama mau belajar. Belajar bisnis atau usaha ini memang enggak cuman teori. Dikasih pelajaran sebaik apapun, kalau enggak dipraktikkan ya sama saja bohong. No besar, alias nggak ngefek. Cuma sebatas pengetahuan saja. Padahal usaha itu soal ikhtiar, bagaimana menjalankan langkah-langkah taktis/strategis yang sudah diberikan mentor atau coach. Banyak materi yang kami terima selama mengikuti kelas GENPRO. Sebagai angkatan pertama, kami b...

Mengubah dari Dalam

Mengapa orang sulit berubah? Keadaan, kondisi lingkungan, dan keluarga adakalanya menuntut seseorang untuk berubah. Seorang istri dituntut lebih bertanggung jawab pada rumahnya. Dan sumi lebih bertanggung jawab atas keluarga, ya nafkah, ya pendidikan keluarga. Seorang pemimpin menuntut bawahannya mengikuti apa yang dia tetapkan. Barangkali ia juga telah mendapat tugas dan target tertentu dari perusahaan, kemudian dia breakdown dan trrjemahkan dalam tugas-tugas teknis untuk bidang di bawah tanggung jawabnya. Tetapi mengharapkan orang berubah sesuai keinginan kita, itu tidak semudah membalik telapak tangan, bung. Beberapa waktu lalu saya bergabung dengan sebuah channel belajar di telegram. Di sana saya belajar tentang bagaimana konsep rezeki dalam bahasa yang mudah dimengerti. Sebagian analoginya sangat logis, tanpa meninggalkan keyakinan bahwa rezeki datang dari Allah swt. Justru materi pembelajaran di channel tersebut menuntun untuk makin berserah diri dan berbuat kebaikan yang akan me...